Format Video untuk Youtube dan Tips Menjaga Kualitasnya

Tidak semua format file bisa diterima oleh youtube, kenali format video untuk youtube terbaik guna menghindari proses upload yang tidak valid.

Pada kesempatan kali ini kami akan membahas mengenai beberapa pilihan format file konten yang dapat diunggah ke Youtube. Kami juga akan membahas cara mudah untuk menjaga kualitas videonya supaya dapat ditonton secara nyaman oleh para viewers dan subscribers Anda.

Selamat menyimaknya sampai selesai.

13 Format video untuk youtube yang harus Anda tahu

Format Video untuk Youtube dan Tips Menjaga Kualitasnya

Pada saat ini, YT bisa menerima 13 format file, yakni:

  1. .mov.
  2. .mpeg4.
  3. .mp4.
  4. WebM.
  5. .FLV.
  6. .MPEGPS.
  7. .avi.
  8. .wmv.
  9. 3gpp.
  10. CineForm.
  11. ProRes.
  12. DNxHR.
  13. HEVC (h265).

Format di atas masih bisa berkembang di masa yang akan datang. Sebab melihat ketersediaan opsi 13 format file di atas, rasanya perkembangannya juga cukup signifikan.

Dulu hanya ada 9, yakni dari poin satu sampai sembilan saja. Melihat yang ada saat ini, sangat mungkin sekali ke depannya ada format-format video baru.

Perlu diketahui, bahwa banyak editor video yang akan membantu Anda untuk mendapatkan format-format di atas. Mayoritas lebih ke .mp4, .mov, dan atau .mpeg4.

Format file terbaik untuk diunggah

Meski ada banyak sekali formatnya, Anda harus tahu bahwa ada format terbaik yang dipilih oleh para youtuber dan sangat direkomendasikan, yakni .mp4.

Format video untuk youtube ini sudah tidak diragukan lagi kualitasnya, apalagi jika Anda juga mau memperhatikan rasio, suara, dan komponen lain yang akan menyempurnakannya. Bila semua rekomendasi sudah dijalankan dengan baik, maka konten Anda akan jadi spesial.

Selain .mp4, Anda juga bisa menggunakan formatnya yang lain, yakni .mov dan .mpeg4. Meski tak seperti .mp4, tapi .mov dan .mpeg4 tetap menjadi pilihan sebagian youtuber di Indonesia, bahkan dunia.

Lihat juga >>  Cara Membuat Channel Youtube Menarik dan Menghasilkan

Segera konversi jika formatnya tidak sesuai

Jika format file dari video yang dibuat ternyata tak sesuai dengan 13 opsi di atas, maka mau tidak mau Anda harus melakukan konversi.

Proses konversi ini bisa dilakukan di berbagai video editor. Misalnya:

  1. Filmora yang bisa diakses melalui HP dan laptop.
  2. Corel video studio.
  3. Camtasia.
  4. Windows movie maker, dll.

Gunakan aplikasi dan software di atas untuk mengubah formatnya ke opsi terbaik sehingga konten yang diunggah mendapatkan perhatian dari para penonton.

Menjaga kualitas video youtube

Setelah mengetahui formatnya dan mengubahnya ke opsi format terbaik, kini saatnya Anda mempertahankan kualitas video pada saat pengunggahan.

Menjaga kualitas video youtube

Berikut ini adalah komponen-komponen penting untuk menjaga kestabilan kualitas videonya:

Setelan video

Perhatikan pengaturan video di bawah ini:

  1. Kompresinya H 264.
  2. Kecepatan data otomatis.
  3. Rasio fps gambarnya 24, 25, 30, 48, 50, dan 60 lebih direkomendasikan.
  4. Anda juga bisa menggunakan rasio fps 23.98, 29,97, dan 59.94.
  5. Key frame-nya otomatis.
  6. Penyusunan ulang frame-nya tidak dicentang.

Silakan sesuaikan setelan di atas pada perangkat yang dipakai.

Setelan audio

Untuk audio, gunakan format AAC LC dengan kecepatan bit 128 sampai 256 kbps. Frekuensi sampelnya diatur di angka 44100 atau 48000.

Untuk ukuran video, pakailah ukuran asli videonya dengan aspek rasio 16:9 yang sangat bagus buat perangkat mobile.

Agar kualitas upload video youtube bagus

Menjaga kualitas video youtube

Dalam mengunggah sebuah konten pada platform Youtube, pengguna harus memperhatikan dua hal yang utama:

  1. Formatnya sesuai dengan rekomendasi file yang dapat diterima oleh YT.
  2. Kualitas video yang diunggah bisa stabil sehingga dapat diterima oleh penonton dengan kualitas terbaiknya.

Untuk mendapatkan dua komponen di atas, Anda harus mengikuti aturan-aturan dan memperhatikan hal-hal di bawah ini:

Lihat juga >>  Inilah 4 Tingkatan Play Button Youtube Yang Harus Dimiliki Youtuber

Perhatikan durasi dan ukuran file-nya

Di platform ini, Anda memang boleh mengunggah file dengan durasi yang panjang. Tapi, bukan berarti tidak ada batasannya.

Sebagai contoh, ukuran file sebesar 128 GB dengan durasi 12 jam mungkin bisa diterima. Tapi bukankah ini sebuah konten yang cukup mengkhawatirkan. Khususnya pada saat proses editing.

Bayangkan, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengedit video tersebut hingga hasilnya sempurna.

Maka dari itu, sebaiknya sesuaikan dengan kemampuan Anda. Jangan terlalu memaksakan diri untuk mengunggah konten. Fokuslah pada kualitas video, bukan durasi atau ukuran file-nya.

Jangan hanya karena ingin meningkatkan jumlah views atau waktu tonton, Anda mengunggah konten dengan durasi yang sangat panjang.

Lebih baik unggahlah konten yang berkualitas baik sehingga dapat diterima oleh subscribers. Soal jumlah view dan subscribers, Anda bisa serahkan pada jasa jual subscribers youtube terbaik.

Dengan begitu, jumlah penonton akan meningkat dan subscribers juga bertambah secara signifikan sehingga channel Anda akan lebih cepat dapat dimonetisasi.

Aspek rasionya harus 16:9 saja

Meski setiap perangkat memiliki aspek rasio berbeda, tapi saran kami baiknya pilihlah aspek rasio 16:9 saat melakukan editing. Kenapa?

Hal ini karena 16:9 merupakan aspect ratio yang digunakan pada berbagai perangkat smartphone atau mobile.

Sementara sampai saat ini, jumlah pengguna dan penonton youtube kebanyakan memakai smartphone atau mobile. Menurut data statistik, minimal 70% dari seluruh pengguna dan penonton konten menggunakan perangkat mobile.

Angka ini bisa jadi terus meningkat seiring dengan perkembangan dunia digital dan meningkatnya spesifikasi HP dengan jeroan-jeroan yang makin tangguh.

Artinya, bila Anda tetap pada pilihan aspek rasio 16:9, maka jangkauan orang yang bisa menikmati videonya dengan kualitas baik pasti banyak. Bahkan jumlahnya jauh lebih banyak dari pada perangkat lain yang aspect rationya beda.

Lihat juga >>  Cara Membuat Akun Youtube di Laptop dan HP yang Mudah!

Buatlah thumbnail sendiri

Agar makin profesional dan banyak orang yang tertarik untuk menonton, silakan buat thumbnail sendiri. Jangan andalkan hasil screenshot dari klip video yang Anda unggah dan direkomendasikan secara otomatis oleh Youtube.

Dengan membuat thumbnail sendiri, Anda bisa memperhatikan bagaimana kualitasnya, ukuran file-nya, dll. Anda juga jauh lebih leluasa memilih tampilan gambar, background, teks yang akan dimunculkan di thumbnail, dan jenis font-nya.

Dengan kreasi sendiri, thumbnail yang dibuat akan membuat orang lain mau memutar konten yang Anda buat.

Jangan lupa konversi dulu sebelum diunggah

Pastikan bahwa formatnya sesuai dengan format video untuk youtube. Untuk memastikannya, sebelum melakukan uploading, silakan cek terlebih dulu ekstensi file-nya.

Jika belum sesuai, silakan lakukan konversi menggunakan editor-editor video yang sudah disebutkan di atas. Apabila Anda tidak mengonversi file-nya, maka saat proses upload akan terjadi invalid.

Jangan atur publik dulu

Uploading file dengan ukuran yang besar biasanya membutuhkan waktu yang agak lama. Nah, agar kualitasnya tetap bagus, sebaiknya pada saat uploading atur konten secara privat. Baru jika sudah selesai semua, Anda bisa mengubah pengaturannya ke publik.

Jika Anda sudah terbiasa mengupload konten dengan format video untuk youtube yang tepat, maka silakan coba cara menambah channel youtube dari akun yang sama untuk mencoba niche baru. Siapa tahu banyak yang suka.

meri puspita
 

Butuh Bantuan? Chat dengan kami