Skip to content

Sejarah Bukalapak, Cara Kerja, Kekurangan, & Kelebihannya

Sukses itu tidak instan, sejarah bukalapak cukup panjang dan penuh nilai pembelajaran. Semua cerita tersebut telah membentuk marketplace lokal ini agar terus berkembang dan bersaing secara sportif di dunia bisnis.

Tak hanya bukalapak, sejarah tokopedia pun sebenarnya juga sama. Penuh rintangan dan naik turun seperti roller coaster. Tapi itulah kesuksesan, tidak ada yang bisa didapatkan secara instan.

Jika Anda ingin berhasil dalam bisnis, maka siap menerima tempaan adalah salah satu hal yang wajib dilakukan. Belajar bisnis dari cerita usaha yang sudah settle menjadi salah satu cara yang bisa diterapkan untuk terus semangat berbisnis dan akhirnya memetik hasilnya dengan bangga.

Sejarah bukalapak

Bukalapak merupakan sebuah marketplace yang didirikan pada awal tahun 2010, tepatnya pada tanggal 10 Januari. Perusahaan e-commerce ini dibentuk oleh Achmad Zaky dan dua temannya di sebuah rumah kos.

Sejarah Bukalapak

Ceritanya, Achmad Zaky sejak SMA sudah senang dengan bidang software. Kemampuannya makin terasah setelah belajar di Institut Teknologi Bandung atau ITB. Setelah lulus, pria kelahiran 24 Agustus 1986 di Sragen ini sempat melamar di 3 perusahaan namun ditolak.

Akhirnya, dia memutuskan untuk membuat sebuah platform jual beli di internet karena terinspirasi dengan budaya konsumtif yang dimiliki oleh masyarakat Indonesia. Pada saat itu, jika biasanya dia mengerjakan proyek untuk orang lain yang bersifat jangka pendek, maka akhirnya pembuatan e-commerce bukalapak dimulai.

Tak disangka, sejak diluncurkan, awal tahun 2010 sudah ada 10.000 user yang bergabung di marketplace tersebut.

E-commerce ini membuka kesempatan kepada seluruh pelaku UKM untuk ikut menjual produk mereka secara online sehingga pangsa pasarnya bisa lebih luas dan dapat menyentuh lebih banyak pelanggan.

Di samping itu, dengan misi membantu para pelaku UKM, pendiri Bukalapak juga sekaligus turut membantu laju pertumbuhan perekonomian di Indonesia. Sebab keberadaan pelaku UKM dan pertumbuhan usaha mereka secara tidak langsung akan memberikan dampak secara signifikan terhadap roda perekonomian di Indonesia.

Cara kerja bukalapak

Para pengguna bisa berjualan dan membeli produk yang ada di marketplace ini. Caranya sangat mudah dan keamanannya terjaga. Sebab dalam beberapa transaksi, harus ada kode OTP yang bisa dibilang sebagai sebuah benteng ganda dalam sistem jual beli secara online.

Baik belanja maupun jualan, keduanya bisa dilakukan dengan cara mengunduh aplikasi BL atau mengunjungi situsnya melalui HP dan desktop.

Sekarang BL juga sudah menghadirkan Mitra Bukalapak yang bisa menjual barang secara offline. Barang-barang yang dijual biasanya adalah voucher game, token listrik, paket data, pulsa, tiket kereta, dan yang lainnya.

Jika Anda ingin buka toko online di BL, cepat buat akunnya dan lakukan promosi segera agar brand cepat dikenal dan bisnisnya jadi lancar . Sebab sama halnya di Tokped yang butuh beli followers tokopedia terbaik, di BL juga demikian.

Kelebihan dan kekurangan bukalapak

Berikut ini adalah beberapa rangkuman kelebihan dan kekurangan BL:

Kelebihan

Salah satu kelebihan BL yang unik dan rasanya tidak dimiliki oleh yang lain adalah kemudahannya dalam berbelanja. Kemudahan ini ditunjukkan dengan adanya opsi berbelanja tanpa harus mendaftar terlebih dahulu.

Artinya, para pengguna tak perlu memiliki akun untuk bisa membeli produk yang dijual di BL. Fitur ini disebut dengan Quick Buyer. Sebagai ganti pendaftaran akun, user hanya perlu memasukkan email aktif pada saat melakukan transaksi.

Kekurangan

Adanya Quick Buyer seperti dua sisi mata uang. Bisa menguntungkan buat pembeli, tapi tidak cukup menguntungkan buat penjual. Terlebih bila penjual ingin terhubung dengan cepat dengan pembeli yang memanfaatkan fitur ini.

Jadi, kalau Anda ingin berbelanja di BL, sebaiknya buat akun saja agar lebih aman bertransaksi dan pelayanannya juga cepat.

Terakhir, semoga informasi tentang sejarah bukalapak dan cara kerjanya di atas melecut semangat Anda untuk terus menjadi entrepeneur yang andal dan sukses.

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *